Latar belakang dihapuskannya sistem tanam adalah karena?

Latar belakang dihapuskannya sistem tanam adalah karena?

  1. terjadi bahaya kelaparan di beberapa daerah seperti di Cirebon tahun 1843
  2. adanya desakan dari kaum humanis Belanda yang mengetahui ada praktik tanam paksa yang merugikan rakyat koloni
  3. seperlima tanah garapan rakyat yang ditanami, wajib ditanami dengan jenis tanaman ekspor
  4. para pekerja diharuskan bekerja dengan waktu lebih lama untuk mengurus tanaman ekspor daripada mengurus padi
  5. banyak pejabat pemerintah yang korupsi

Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: B. adanya desakan dari kaum humanis Belanda yang mengetahui ada praktik tanam paksa yang merugikan rakyat koloni.

Dari hasil voting 987 orang setuju jawaban B benar, dan 0 orang setuju jawaban B salah.

Latar belakang dihapuskannya sistem tanam adalah karena adanya desakan dari kaum humanis belanda yang mengetahui ada praktik tanam paksa yang merugikan rakyat koloni.

Pembahasan dan Penjelasan

Jawaban A. terjadi bahaya kelaparan di beberapa daerah seperti di Cirebon tahun 1843 menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali.

Jawaban B. adanya desakan dari kaum humanis Belanda yang mengetahui ada praktik tanam paksa yang merugikan rakyat koloni menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat.

Jawaban C. seperlima tanah garapan rakyat yang ditanami, wajib ditanami dengan jenis tanaman ekspor menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan.

Jawaban D. para pekerja diharuskan bekerja dengan waktu lebih lama untuk mengurus tanaman ekspor daripada mengurus padi menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan.

Jawaban E. banyak pejabat pemerintah yang korupsi menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *